BEAUTY REVIEW: Masker Tony Moly – I’m Real Mask Sheet (Seaweed, Makgeolli & Avocado)

Masker Tony Moly

Dengan packaging yg lucu, gemes, dan colorful, Masker Tony Moly I’m Real Sheet Mask ini jadi salah satu masker favoritku. Tapi ga hanya karena tampilan kemasannya aja yang bikin aku suka , melainkan juga karena efeknya di kulitku yang memuaskan, hehehe. Sebenarnya aku ingin coba kesebelas varian Masker Tony Moly I’m Real Mask Sheet, tapi aku takut jika ternyata si series masker ini memiliki kandungan yang ga cocok dengan kulitku, jadi aku putuskan untuk mencoba tiga varian dulu. Jika ternyata kandungan maskernya cocok (atau ga memberikan efek negatif berlebihan) di kulitku, baru aku lanjutkan untuk menggunakan Masker Tony Moly I’m Real Mask Sheet  varian lainnya.

Dari kesebelas varian Masker Tony Moly, yakni lemon, tea tree, tomato, aloe, pomegranate, red wine, seaweed, broccoli, rice mask, avocado, dan makgeolli, aku memilih varian seaweed, avocado, dan makgeolli sebagai percobaan pertama. Well, ga ada alasan khusus aku memilih ketiga varian ini karena aku memilihnya secara random. Tentu saja aku akan mencoba varian lainnya jika ketiga varian ini cocok di kulitku dan mengulasnya di post ini. Nah aku review ketiga masker ini satu persatu ya!

1. Masker Tony Moly I’m Real Mask Sheet – Seaweed (Skin Purifying)
Masker Tony Moly Seaweed

Masker Tony Moly Seaweed
© adventuretime.wikia.com

Dari yang aku baca dari beberapa sumber, kandungan seaweed pada produk kecantikan dapat membantu membersihkan residu dan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Selain itu, seaweed juga mampu membantu meremajakan sel kulit, sehingga memperlambat penuaan dini. So, let’s see how seaweed works in this sheet mask!

Masker Tony Moly varian seaweed ini memiliki essence yang cukup kental tapi mudah meresap ke kulit. Aromanya menyegarkan dan bikin rileks tapi agak cepat menghilang. Fyi, aku menggunakan masker selama 40 menit dan aroma essence segarnya menghilang pada menit keduapuluh. Selain itu, aku agak kaget dengan efeknya yang bikin kulitku terasa perih saat awal pertama mengaplikasikan masker. Baru saja aku aplikasikan si masker, rasa perih langsung terasa di seluruh area kulit wajahku. Karena masker varian seaweed ini yang pertama kali kucoba, aku sempat ragu untuk mencoba varian lainnya dan berpikir untuk melepaskan si masker varian seaweed ini . Takut kalau memang ada kandungan yang ga cocok dengan kulitku dan malah jadi breakout. Cuma karena masih penasaran dengan hasil akhir masker Tony Moly varian ini jadi aku tetap menunggu selama 40 menitan, hingga si masker agak mengering. Ternyata rasa perihnya perlahan menghilang hingga akhirnya aku melepaskan masker dari area wajahku. Setelah dilepas aku lihat ada beberapa bagian kulit yang memerah, tapi ga ada tanda-tanda iritasi. Aku kemudian mengaplikasikan lagi sisa essence yang ada di kemasan sambil menepuk-nepuk wajah secara perlahan. Setelah maskeran biasanya aku ga membersihkan wajahku dengan air, melainkan langsung melanjutkan step perawatan malam hari dengan menggunakan essence, night cream, dan eye cream. Tapi karena ada beberapa bagian yang kemerah-merahan di wajahku, jadi aku ga berani untuk mengaplikasikan krim apapun dan hanya membiarkan sisa essence dari si masker selama semalaman. Pastinya was-was banget sih karena aku takut muncul jerawat di wajahku yang disebabkan oleh varian masker ini. Untung saja, keesokan paginya ga ada tanda-tanda munculnya jerawat. Wajahku terasa lembab dan segar. Redness di wajahku juga menghilang. Selain itu, ga ada efek lain yang kurasakan. Kulitku hanya terasa lebih lembab dan lembut. Yaaa first impression untuk masker ini ga bikin aku excited atau puas sih. Biasa-biasa aja. Well, rate-ku untuk si Masker Tony Moly –  I’m Real Mask Sheet Seaweed ini maybe adalah 3,5 bintang. Bisa aja 3 karena efek redness yang muncul di wajah, tapi karena kulitku terasa lebih lembab dan lembut di keesokan harinya, so I give it 3,5 stars!


2. Masker Tony Moly –  I’m Real Mask Sheet Makgeolli – Skin Purifying

Masker Tony Moly Makgeolli

Masker Tony Moly Makgeolli
© hansolkwun.com

Kandungan yang berasal dari fermentasi beras dan sedikit beralkohol ini dipercaya dapat membantu mempercepat proses regenerasi dan mencerahkan kulit. Aku lumayan penasaran dengan Masker Tony Moly varian makgeolli ini karena belum pernah menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung makgeolli sama sekali sebelumnya. Awalnya aku memang sempat ragu untuk menggunakannya karena pengalamanku yang kurang menyenangkan saat mencoba menggunakan varian seaweed.  Tapi akhirnya aku tetap memberanikan diri untuk mencoba menggunakan si varian makgeolli ini karena kupikir mungkin ga semua varian akan memberikan efek yang sama. Masker Tony Moly varian makgeolli ini memiliki essence yang cukup kental dan mudah meresap ke kulit, sama seperti varian seaweed. Aroma essence pada masker cukup menyegarkan dan lebih bertahan lama dibandingkan dengan varian seaweed. Well, aku suka dengan hasil penggunaan Masker Tony Moly varian makgeoli ini karena bisa melembabkan kulitku dengan baik tanpa menyebabkan redness dan rasa perih sama sekali. Kulitku terasa lebih segar dan rileks di malam hari setelah mengaplikasikan masker. Seperti saat menggunakan masker varian seaweed, aku tidak menggunakan krim perawatan apapun setelah mengaplikasikan masker dan hanya membiarkan sisa essence di kulit wajahku semalaman. First impression untuk masker ini lumayan bikin excited, meskipun aku ga melihat hasilnya benar-benar membantu mencerahkan kulitku. Kupikir, untuk hasil kulit yang lebih cerah mungkin memerlukan pemakaian secara rutin. Tapi sepertinya aku akan tetap repurchase masker ini lagi karena hasilnya yang cukup memuaskan. Untuk rating, hmmm, I give it 4 stars!

 

3. Masker Tony Moly I’m Real Sheet Mask – Avocado (Nutrition)

Masker Tony Moly Avocado

Masker Tony Moly Avocado
© kya.gallery

 

Dari ketiga varian Masker Tony Moly I’m Real Mask Sheet yang aku coba, varian avocado inilah yang jadi masker favoritku dan pastinya akan selalu aku repurchase. Ga hanya karena buah avocado merupakan salah satu buah favoritku, tapi juga karena manfaat kandungannya yang sangat baik untuk kulit. Sudah bukan rahasia lagi kalau avocado dapat menutrisi, memperbaiki, melembabkan, mencerahkan, dan sangat baik untuk anti-aging. Masker Tony Moly Avocado ini mengandung essence yang sama kentalnya dengan masker varian seaweed dan makgeolli, tapi dengan aroma avocado yang cukup strong dan tahan lama. I love that smell! Terasa segar dan bikin rileks banget, benar-benar nyaman banget waktu menggunakan masker varian avocado ini. Sama halnya dengan varian seaweed dan makgeolli, aku juga menggunakan masker varian avocado ini selama kira-kira 40 menit. Bahkan, aku sampai ketiduran saat menggunakan masker avocado ini. Pas kebangun, aku langsung melepaskan si masker dan melihat hasilnya di cermin. Guess what? Kulitku tampak benar-benar lebih cerah dan terasa kenyal banget. Selain itu, pori-pori tampak tertutup sempurna dan kulit wajahku tampak segar dan sehat banget. I was really excited with its result on my face! Hmmm, dengan hasilnya yang benar-benar memuaskan, of course, I give it 5 stars!

Baca juga: BEAUTY REVIEW: The Face Shop Damyang Bamboo Fresh Soothing Gel

 

Masker Tony Moly

Secara keseluruhan, aku hanya suka dengan hasil yang aku dapatkan setelah menggunakan ketiga varian Masker Tony Moly –  I’m Real Mask Sheet. Tapi untuk tingkat kepuasan, varian avocado lah nomer satu. Aku suka sekali dengan efek mencerahkan yang aku dapat setelah menggunakan masker varian avocado. Untuk kamu yang ingin mencoba Masker Tony Moly I’m Real Mask Sheet, aku rekomendasikan kamu untuk mencoba varian avocado-nya! That’s my favorite now! Kalau kamu sudah mencoba beberapa varian lainnya, jangan lupa rekomendasikan aku juga ya varian apa yang paling kamu suka. Next time aku akan coba varian-varian lain dan share review-nya di post ini juga.


Bu-bye!
© 2017 – Novi

 

WRITE A COMMENT HERE!