BEAUTY REVIEW: Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15 ini merupakan produk Cetaphil kedua yang aku gunakan setelah Gentle Skin Cleanser. Kamu pasti sudah sering sekali mendengar tentang brand Cetaphil jika kamu benar-benar beauty enthusiast yang sangat memperhatikan perkembangan produk skin care saat ini. Brand di bawah naungan Galderma Laboratories ini dikenal dengan kandungan produknya yang sangat lembut. Jika kamu memiliki kulit yang sensitif, produk skin care dari Cetaphil sepertinya akan sangat tepat untuk kamu karena kandungannya yang sangat lembut, jadi tidak berpotensi membuat kulitmu iritasi. Pun aku juga suka sekali dengan produk Cetaphil, terutama Gentle Skin Cleanser-nya yang super lembut untuk kulitku. Sayang sekali, si Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15 ini hanya aku gunakan selama dua minggu saja dan tidak akan aku repurchase lagi dikarenakan beberapa alasan. Well, setiap produk pasti memiliki nilai plus dan minus masing-masing, jadi tentu saja tidak hanya nilai minus si Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini saja yang aku jelaskan.

Review ini aku bagi menjadi dua bagian ya, yakni nilai plus dan minus si moisturizer ini. Tapi sebelum itu, telisik dulu yuk seperti apa sih produknya secara lengkap! Hiwwwwego!

Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

About Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15 merupakan pelembab wajah yang memiliki aksi ganda, yaitu melembabkan dan menjaga kulit dari efek buruk sinar UV. Moisturizer ini hadir untuk semua jenis kulit, jadi bisa digunakan oleh siapapun, termasuk kamu.

How to Use Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

Aku menggunakan daily moisturizer ini pada pagi hari, sebelum bepergian ke luar (entah untuk kerja maupun keperluan lainnya). Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini merupakan step kedua setelah penggunaan essence. Aku menggunakan daily moisturizer secukupnya ke area wajahku (menghindari area mata). Oya, aku selalu memastikan untuk menggunakan produk ini setengah jam sebelum ke luar rumah untuk perlindungan yang optimal. FYI, saat menggunakan si Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini aku tidak menggunakan sunscreen lagi ya.

Ingredients

Water, Diisopropyl Adipate, Cyclomethicone, Glycerin, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Polymethyl Methacrylate, Phenoxyethanol, Benzyl Alcohol, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tocopheryl Acetate, Carbomer 940, Disodium EDTA, Triethanolamine, Avobenzone 3%, Octocrylene 10%.

Baca: BEAUTY REVIEW: Masker Tony Moly – I’m Real Mask Sheet (Seaweed, Makgeolli & Avocado)

Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15

Teksturnya lembut dan cepat meresap ke kulit. Krim berwarna putih susu, dikemas dalam botol pump yang sangat aman dan praktis saat digunakan.
Unfortunately it isn’t travel-friendly because of its bottle size.

Baca: BEAUTY REVIEW: Masker Lebelage (Red Ginseng & Snail)

Plus:
Aku suka sekali dengan Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini karena terksturnya mudah sekali meresap ke kulit dan memberikan hasil yang matte. Meskipun jenis kuliku kering, bukan berarti jadi tampak kering karena hasil tampilan yang matte. Kulitku tetap tampak lembab dan tidak ada masalah. Selain itu, aku suka sekali apabila menggunakan si daily moisturizer ini sebelum menggunakan makeup karena efeknya benar-benar bisa membuat makeup jadi tahan lama. Trust me, aku sempat pakai si daily moisturizer ini beberapa kali sebelum menggunakan makeup dan hasilnya benar-benar amazing. Makeup tahan lama banget dan kulit juga terasa lembab.

Minus:
Sayang sekali, kulitku mengalami reaksi negatif selama penggunaan Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini. Pertama kali aku mengaplikasikan produk, muncul kemerah-merahan (redness) di wajahku dan terasa perih. Awalnya kupikir hanya reaksi yang bersifat sementara karena biasanya kulitku memang kadang-kadang mengalami kemerah-merahan saat pertama kali menggunakan produk baru. Sayangnya, redness di kulitku ternyata berlangsung terus-menerus selama penggunaan daily moisturizer ini. Bahkan setelah satu minggu lebih aku baru menyadari bahwa kulitku mengalami breakout karena muncul banyak jerawat di area wajahku, terutama area dahi dan pipi. I was really really shocked then! Gila, kupikir jerawat muncul di wajahku hanya satu dua saja, tapi setelah diperhatikan ada banyak sekali jerawat kecil-kecil di wajahku. Karena itulah aku langsung merasa yakin bahwa si daily moisturizer ini tidak cocok di kulitku.

Overall, sebenarnya aku suka dengan efek yang kulitku rasakan selama menggunakan Cetaphil Daily Facial Moisturizer ini, tetapi aku harus berhenti menggunakannya karena muncul banyak sekali jerawat yang ditimbulkan selama penggunaan moisturizer ini. Meskipun rasa perih dan rednessnya hanya muncul saat awal pengaplikasian produk, tapi aku pikir memang Cetaphil Daily Facial Moisturizer bukan produk yang sesuai untuk kulitku. Jadi, aku akhirnya berhenti menggunakan Cetaphil Daily Facial Moisturizer di akhir minggu kedua. Untung saja jerawat yang muncul bisa segera hilang dan tidak bertambah semakin banyak. Tinggal berusaha menghilangkan beberapa bekas jerawat besarnya saja. Well, I finally say good bye to this moisturizer and find a new better one, as soon as possible. Rate? Uhmmm, one star only, sorry.

Anyway, thanks for landing here,

Bu-bye!

© 2017 – Novi

WRITE A COMMENT HERE!